Studio-studio Hollywood dan pembuat film indie mungkin telah sama-sama meningkatkan kualitas genre horror dalam beberapa tahun terakhir. Walau genre horor telah mengalami peningkatan, tetap saja para pembuat film masih mengalami keterbatasan dalam hal sumber daya, salah satunya adalah anggaran yang tersedia.

1. Highschool of the Dead (2010)

Adaptasi anime dari karya Daisuke Satou, Highschool of the Dead, memang mendapatkan banyak pujian sejak perilisannya di tahun 2010. Bahkan Wired menyebutnya sebagai anime dengan gaya horor khas George A. Romero dengan kesan “seksual” dari kehidupan sekolah menengah di Jepang. Anime horor yang brutal ini menceritakan sebuah wabah pandemi yang menyebar di seluruh dunia, dan diawali dengan seorang siswa sekolah menengah bernama Takashi Komuro yang harus membunuh sahabatnya sendiri setelah dia berubah menjadi zombie

2. Another (2012)

Ketika siswi baru bernama Kouichi Sakakibara pindah ke kelas tersebut sekitar 26 tahun kemudian, ia berteman dengan Mei Misaki, seorang gadis yang selalu diabaikan oleh siswa lainnya. Setelah teman-teman sekelasnya dan keluarga mereka mulai meninggal dalam kecelakaan yang mengerikan (ada nuansa Final Destination di sini), Kouichi baru menyadari kalau nama gadis populer yang meninggal 26 tahun yang lalu adalah Misaki.

3. The Future Diary (2011)

The Future Diary (Mirai Nikki) karya Sakae Esuno memang memiliki banyak keunikan, tetapi jika harus menggambarkan manga horor ini dalam sebuah kalimat, kalian bisa menyebutnya sebagai “persilangan antara Battle Royale dan Death Note dengan sentuhan romansa ala Bonnie dan Clyde.” Adaptasi animenya mengikuti perjalanan Yukiteru Amano, seorang siswa SMA yang menghabiskan sebagian besar harinya dengan menulis di “buku harian” ponselnya dan berbicara slot gacor hari ini dengan dua teman imajinernya, Deus Ex Machina (dewa waktu dan ruang) dan pelayannya, Murmur.

4. Ajin: Demi Human (2016)

Diangkat berdasarkan manga karya Gamon Sakurai dengan judul yang sama, Ajin: Demi Human mulai dikenal oleh khalayak umum setelah Netflix menyetujui kesepakatan untuk menayangkan anime ini. Anime ini menceritakan kehidupan Kei, seorang siswa sekolah menengah yang menyadari kalau dia adalah makhluk abadi yang dikenal sebagai Ajin setelah ditabrak truk dan berhasil hidup kembali.